yakinlah bahwa setiap langkah besar selalu diawali dengan langkah kecil yang konsisten

Rabu, 27 Juni 2012

Don't you remember ?

Diposting oleh Rissa di 05.57 0 komentar Link ke posting ini
Don't you remember ?
-Adele-

When will I see you again?
You left with no goodbye, not a single word was said,
No final kiss to seal any seams,
I had no idea of the state we were in,

I know I have a fickle heart and bitterness,
And a wandering eye, and a heaviness in my head,

But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,

When was the last time you thought of me?
Or have you completely erased me from your memory?
I often think about where I went wrong,
The more I do, the less I know,

But I know I have a fickle heart and bitterness,
And a wandering eye, and a heaviness in my head,

But don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,

Gave you the space so you could breathe,
I kept my distance so you would be free,
And hope that you find the missing piece,
To bring you back to me,

Why don't you remember?
Don't you remember?
The reason you loved me before,
Baby, please remember me once more,

When will I see you again?              

Animasi 3D OpengL menggunakan VB 6.0

Diposting oleh Rissa di 04.53 0 komentar Link ke posting ini
liat dulu preview hasilnyaa :)

video

Tema Powerpoint - Animal

Diposting oleh Rissa di 04.43 2 komentar Link ke posting ini

ini dia screenshoot nyaaa.,.,.




Penerapan Decision Tree pada Klasifikasi dan Determinasi Makhluk Hidup

Diposting oleh Rissa di 04.38 0 komentar Link ke posting ini
Setiap jenis makhluk hidup di dunia ini memiliki ciri dan sifat yang  berbeda satu sama lain. Tentunya sangat sulit untuk mempelajari dan mengenali makhluk hidup tersebut secara menyeluruh.
Untuk mempermudah dalam mempelajari makhluk hidup, sejak berabad lalu para ilmuwan telah menciptakan suatu  sistem  pengklasifikasian dan penamaan makhluk hidup yang terus dikembangkan hingga saat ini. Dalam  sistem  tersebut, terdapat
penerapan dari matematika diskrit, yaitu pohon (tree),  khususnya pohon keputusan (decision tree).


Sumber : Jurnal ITB

Senin, 18 Juni 2012

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.19 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.18 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.17 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.15 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.10 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.07 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.06 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 03.05 0 komentar Link ke posting ini

Jumat, 15 Juni 2012

Tema Power Point - Angry Bird

Diposting oleh Rissa di 04.58 0 komentar Link ke posting ini
1 main page, 5 internal page






Tema Power Point - Cute People

Diposting oleh Rissa di 04.51 0 komentar Link ke posting ini
ada 1 main page, dan 7 internal page
ni contonya





Selasa, 12 Juni 2012

Jadi anak tunggal, emang enak ?!?!?!

Diposting oleh Rissa di 04.13 0 komentar Link ke posting ini
aku kesepiaaannn..
itu yang aku rasain sekarang, dlu, kemarin, mungkin juga besok, minggu depan, taon depan..
kenapa? bukan karna aku ga punya temen ato ga ada yg menemaniku.. tapiii karna aku jadi anak tunggal.... !
kalo ada yang bilang jadi anak tunggal itu enak, hmm.. 90% itu salah...
karna aku sendiri yg mengalami lebih dari 20tahun jadi anak tunggal (*agaklebaykayaknya)
bukannya aku ga bersyukur, bukannya aku ga terima, bukannya aku sok banyak mengeluh..
aku bersyukuuuur banget nget nget bisa lahir di dunia dan punya kedua orangtua, ayah dan ibu yang sangat baek dan suayang banget sama aku..slalu menuruti apa yang aku mau (selama itu masih dalam batas kewajaran lho , haha, klo aku mintanya beli rumah masa mau langsung ngasih,, :p )
ehh. balik lagi ke judul yah.. emang enak jadi anak tunggal??? menurutku sih ga enak2 banget, malah banyak ga enaknya..
tiap ketemu temen baru, dan tanya ini itu, termasuk pertanyaan 'kamu anak keberapa?', 'punya kakak?', 'punya adek?'.. yaa seputar itulah pokoknya, hmm jawabanku pastilah "AKU INI ANAK TUNGGAL", "ga punya sodara kandung", "ga punya kakak", "ga punya adek", "anak pertama dan terakhir"
pasti deh temen2 aku tu bilang,, 'duuh, enak ya jd anak tunggal..' .. uhhh, enak dari hongkong...! :D
mungkin menurut mereka enaknya tuh klo kita minta apa2 pasti diturutin, pasti dibeliin, semua kasih sayang ortu terlimpah sama kita tanpa harus terbagi buat adek ato kakak, dan pada akhirnya warisan pasti jatuh cuma ke anak tunggal.. haha
ya.. itu sih emang bener, tapi apa arti semua itu kalo setiap hari kita KESEPIAN, dirumah ga ada temen maen, temen ngobrol, apalagi kalo kedua ortu sama2 kerja, kayak yg aku dan anak tunggal laen alami.

ya Allah.. aku pengen banget merasakan punya kakak ato adek. pasti rasanya seruuuuu.. hidup jd lebih berwarna.. bersyukur deh kalian yang pada punya kakak, punya adek, walaupun kadang kalian bertengkar, musuh2an, tapi kalian sungguh beruntung bisa punya sodara.. karna jadi anak tunggal itu ga enak , sepiiiiiii :(

udah dlu deh, to be continued kapan2 aja :P

Minggu, 10 Juni 2012

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.38 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.35 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.15 0 komentar Link ke posting ini

t

Diposting oleh Rissa di 17.13 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.11 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.08 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.03 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 17.01 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.57 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.54 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.52 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.51 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.49 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.48 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.47 0 komentar Link ke posting ini

Tutorial Hijab

Diposting oleh Rissa di 16.46 0 komentar Link ke posting ini

Sabtu, 09 Juni 2012

Membuat Bangun 3D OpenGL dengan Visual Basic

Diposting oleh Rissa di 04.17 3 komentar Link ke posting ini
script pada modul :



 'VARIABEL Buatan
Public Type Titik3D
x As Single
y As Single
z As Single
End Type


Public Type Sisi
Sisi_Depan(1 To 4) As Titik3D
Sisi_Kanan(1 To 4) As Titik3D
Sisi_Belakang(1 To 4) As Titik3D
Sisi_Kiri(1 To 4) As Titik3D
Sisi_Atas(1 To 4) As Titik3D
Sisi_Bawah(1 To 4) As Titik3D


limas_depan(1 To 3) As Titik3D
limas_belakang(1 To 3) As Titik3D
limas_kanan(1 To 3) As Titik3D
limas_kiri(1 To 3) As Titik3D


End Type


Public Objek As Sisi, Limas As Sisi


Sub EnableOpenGL(ghDC As Long)
Dim pfd As PIXELFORMATDESCRIPTOR


ZeroMemory pfd, Len(pfd)
pfd.nSize = Len(pfd)
pfd.nVersion = 1
pfd.dwFlags = PFD_DRAW_TO_WINDOW Or FD_SUPPORT_OPENGL Or PFD_DOUBLEBUFFER
pfd.iPixelType = PFD_TYPE_RGBA
pfd.cColorBits = 24
pfd.cDepthBits = 32
pfd.iLayerType = PFD_MAIN_PLANE


PixFormat = ChoosePixelFormat(ghDC, pfd)
If PixFormat = 0 Then GoTo ee
SetPixelFormat ghDC, PixFormat, pfd
hrc = wglCreateContext(ghDC)
wglMakeCurrent ghDC, hrc


Exit Sub
End
End Sub


Sub DisableOpenGL()
wglMakeCurrent 0, 0
wglDeleteContext hrc
End Sub


Script pada Form :
Sub Inisialisasi_Awal()
'========== Inisialisasi ==========
EnableOpenGL Me.hDC

hrc = wglCreateContext(hDC)
wglMakeCurrent hDC, hrc

'Inisilisasi Koordinat Bidang Dimensi-3
xmin = -10: ymin = -10
xmax = 20: ymax = 20
zmin = 10: zmax = -10
glOrtho xmin, xmax, ymin, ymax, zmin, zmax

glClearColor 0.6, 0.6, 0.6, 0
glClear GL_COLOR_BUFFER_BIT Or GL_DEPTH_BUFFER_BIT

glClear clrColorBufferBit
glMatrixMode GL_PROJECTION
glLoadIdentity
End Sub

Sub Bersihkan_Layar()
glClearColor 0.6, 0.6, 0.6, 0
glClear GL_COLOR_BUFFER_BIT Or GL_DEPTH_BUFFER_BIT
End Sub

Sub Tampilkan_Gambar()
'Menampilkan Hasil
glFlush
SwapBuffers Me.hDC
End Sub

Sub Membuat_Titik()

'======LIMAS======

'titik 1 limas depan
Limas.limas_depan(1).x = 0
Limas.limas_depan(1).y = 7
Limas.limas_depan(1).z = 0

'titik 2 limas depan
With Limas.limas_depan(2)
.x = 7
.y = 7
.z = 0
End With

'titik 3 limas depan
With Limas.limas_depan(3)
.x = 3.5
.y = 18
.z = 3.5
End With

'titik 1 limas kanan
Limas.limas_kanan(1).x = 7
Limas.limas_kanan(1).y = 7
Limas.limas_kanan(1).z = 0

'titik 2 limas kanan
With Limas.limas_kanan(2)
.x = 7
.y = 7
.z = 7
End With

'titik 3 limas kanan
With Limas.limas_kanan(3)
.x = 3.5
.y = 18
.z = 3.5
End With

'titik 1 limas kiri
Limas.limas_kiri(1).x = 0
Limas.limas_kiri(1).y = 7
Limas.limas_kiri(1).z = 0

'titik 2 limas kiri
With Limas.limas_kiri(2)
.x = 0
.y = 7
.z = 7
End With

'titik 3 limas kiri
With Limas.limas_kiri(3)
.x = 3.5
.y = 18
.z = 3.5
End With

'titik 1 limas belakang
Limas.limas_belakang(1).x = 0
Limas.limas_belakang(1).y = 7
Limas.limas_belakang(1).z = 7

'titik 2 limas belakang
With Limas.limas_belakang(2)
.x = 7
.y = 7
.z = 7
End With

'titik 3 limas belakang
With Limas.limas_belakang(3)
.x = 3.5
.y = 18
.z = 3.5
End With


'=======KUBUS===========
'titik 1 bagian depan
Objek.Sisi_Depan(1).x = 0
Objek.Sisi_Depan(1).y = 0
Objek.Sisi_Depan(1).z = 0

'titik 2 bagian depan
Objek.Sisi_Depan(2).x = 7
Objek.Sisi_Depan(2).y = 0
Objek.Sisi_Depan(2).z = 0

'titik 3 bagian depan
With Objek.Sisi_Depan(3)
.x = 7
.y = 7
.z = 0
End With
'titik 4 bagian depan
With Objek.Sisi_Depan(4)
.x = 0
.y = 7
.z = 0
End With

'titik 1 bagian belakang
Objek.Sisi_Belakang(1).x = 0
Objek.Sisi_Belakang(1).y = 0
Objek.Sisi_Belakang(1).z = 7

'titik 2 bagian belakang
Objek.Sisi_Belakang(2).x = 7
Objek.Sisi_Belakang(2).y = 0
Objek.Sisi_Belakang(2).z = 7

'titik 3 bagian belakang
With Objek.Sisi_Belakang(3)
.x = 7
.y = 7
.z = 7
End With
'titik 4 bagian belakang
With Objek.Sisi_Belakang(4)
.x = 0
.y = 7
.z = 7
End With

'titik 1 bagian atas
Objek.Sisi_Atas(1).x = 0
Objek.Sisi_Atas(1).y = 7
Objek.Sisi_Atas(1).z = 0

'titik 2 bagian atas
Objek.Sisi_Atas(2).x = 7
Objek.Sisi_Atas(2).y = 7
Objek.Sisi_Atas(2).z = 0

'titik 3 bagian atas
With Objek.Sisi_Atas(3)
.x = 7
.y = 7
.z = 7
End With
'titik 4 bagian atas
With Objek.Sisi_Atas(4)
.x = 0
.y = 7
.z = 7
End With

'titik 1 bagian bawah
Objek.Sisi_Bawah(1).x = 0
Objek.Sisi_Bawah(1).y = 0
Objek.Sisi_Bawah(1).z = 0

'titik 2 bagian bawah
Objek.Sisi_Bawah(2).x = 7
Objek.Sisi_Bawah(2).y = 0
Objek.Sisi_Bawah(2).z = 0

'titik 3 bagian bawah
With Objek.Sisi_Bawah(3)
.x = 7
.y = 0
.z = 7
End With
'titik 4 bagian bawah
With Objek.Sisi_Bawah(4)
.x = 0
.y = 0
.z = 7
End With


'titik 1 bagian kanan
Objek.Sisi_Kanan(1).x = 7
Objek.Sisi_Kanan(1).y = 0
Objek.Sisi_Kanan(1).z = 0

'titik 2 bagian kanan
Objek.Sisi_Kanan(2).x = 7
Objek.Sisi_Kanan(2).y = 0
Objek.Sisi_Kanan(2).z = 7

'titik 3 bagian kanan
With Objek.Sisi_Kanan(3)
.x = 7
.y = 7
.z = 7
End With
'titik 4 bagian kanan
With Objek.Sisi_Kanan(4)
.x = 7
.y = 7
.z = 0
End With

'titik 1 bagian kiri
Objek.Sisi_Kiri(1).x = 0
Objek.Sisi_Kiri(1).y = 0
Objek.Sisi_Kiri(1).z = 0

'titik 2 bagian kiri
Objek.Sisi_Kiri(2).x = 0
Objek.Sisi_Kiri(2).y = 0
Objek.Sisi_Kiri(2).z = 7

'titik 3 bagian kiri
With Objek.Sisi_Kiri(3)
.x = 0
.y = 7
.z = 7
End With
'titik 4 bagian kiri
With Objek.Sisi_Kiri(4)
.x = 0
.y = 7
.z = 0
End With

End Sub

Private Sub Command1_Click()
Call Membuat_Titik
Call Inisialisasi_Awal

glRotatef -10, 20, 20, 1

glColor3f 1, 0.6, 0
glBegin bmPolygon
For ttk = 1 To 4
With Objek.Sisi_Kanan(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 0.7, 0, 0
glBegin bmPolygon
For ttk = 1 To 4
With Objek.Sisi_Belakang(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 1, 0.8, 0
glBegin bmPolygon
For ttk = 1 To 4
With Objek.Sisi_Bawah(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 1, 1, 0
glBegin bmPolygon
For ttk = 1 To 4
With Objek.Sisi_Kiri(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 1, 0, 0.3
glBegin bmPolygon
For ttk = 1 To 4
With Objek.Sisi_Atas(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 0, 1, 0.4
glBegin bmPolygon
For ttk = 1 To 4
With Objek.Sisi_Depan(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

'=============limas====

glColor3f 0, 0, 0.7
glBegin bmTriangles
For ttk = 1 To 3
With Limas.limas_belakang(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 0, 1, 1
glBegin bmTriangles
For ttk = 1 To 3
With Limas.limas_kanan(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd

glColor3f 1, 0, 0.4
glBegin bmTriangles
For ttk = 1 To 3
With Limas.limas_depan(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd


glColor3f 0, 0.2, 0
glBegin bmTriangles
For ttk = 1 To 3
With Limas.limas_kiri(ttk)
glVertex3f .x, .y, .z
End With
Next ttk
glEnd


Call Tampilkan_Gambar

End Sub

Hasil :

DEFINISI OBYEK 3 DIMENSI

Diposting oleh Rissa di 04.01 0 komentar Link ke posting ini

Obyek 3-D adalah sekumpulan titik-titik 3-D (x,y,z) yang membentuk luasan-luasan (face) yang digabungkan menjadi satu kesatuan. Face adalah gabungan titik-titik yang membentuk luasan tertentu atau sering dinamakan dengan sisi.

Kamis, 07 Juni 2012

Project OpenGL menggambar Objek 2D Dengan Animasi Sederhana

Diposting oleh Rissa di 07.18 0 komentar Link ke posting ini
video 

Project OpenGL menggambar Objek 2D

Diposting oleh Rissa di 07.15 0 komentar Link ke posting ini
Sub INISIALISASI()
'========== Inisialisasi ==========
    EnableOpenGL Me.hDC

    hrc = wglCreateContext(hDC)
    wglMakeCurrent hDC, hrc
   
    'Inisilisasi Koordinat D2
    xmin = -20: ymin = -20
    xmax = 20: ymax = 20
    gluOrtho2D xmin, xmax, ymin, ymax
   
    glClearColor 0, 0, 0, 0
    glClear GL_COLOR_BUFFER_BIT Or GL_DEPTH_BUFFER_BIT
    glClear clrColorBufferBit
    glMatrixMode GL_PROJECTION
    glLoadIdentity
End Sub

Sub Bersihkan_Layar()
    glClearColor 0, 0, 0, 0
    glClear GL_COLOR_BUFFER_BIT Or GL_DEPTH_BUFFER_BIT
End Sub

Sub Tampilkan()
    glFlush
    SwapBuffers Me.hDC
End Sub

Private Sub Command1_Click()
    Call INISIALISASI
End Sub

Private Sub Command2_Click()
Dim x As Single, y As GLfloat
Dim rad2Derajad As Single, R As Single
    rad2Derajad = 3.14 / 180
    R = 5
    Call Bersihkan_Layar
   
    glEnd
     '======================
             'frame kanan
    glBegin bmQuads
    glColor3f 1, 0, 0
           glVertex2f 20, 20
           glVertex2f 19, 20
           glVertex2f 19, -20
           glVertex2f 20, -20
    glEnd
        '======================
            'frame bawah
    glBegin bmQuads
    glColor3f 1, 0, 0
           glVertex2f 20, -19
           glVertex2f 20, -20
           glVertex2f -20, -20
           glVertex2f -20, -19
    glEnd
  
    '==================
             'frame atas
    glBegin bmQuads
    glColor3f 1, 0, 0
           glVertex2f -20, 20
           glVertex2f -20, 19
           glVertex2f 20, 19
           glVertex2f 20, 20
    glEnd
  
    '==================
        'frame kiri
    glBegin bmQuads
    glColor3f 1, 0, 0
           glVertex2f -20, 20
           glVertex2f -19, 20
           glVertex2f -19, -20
           glVertex2f -20, -20
    glEnd
  
    '==================
     'lingkaran hiasan ijo
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 7 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 7 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 20, y - 20
    Next
    glEnd
   
    '==============
    'lingkaran hiasan kuning
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 20, y - 20
    Next
    glEnd
   
   
     '==============
         'lingkaran hiasan merah
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 3 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 3 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 20, y - 20
    Next
    glEnd
   
    '==================
     'lingkaran hiasan ijo
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 7 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 7 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x + 20, y - 20
    Next
    glEnd
   
    '==============
    'lingkaran hiasan kuning
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x + 20, y - 20
    Next
    glEnd
   
   
     '==============
         'lingkaran hiasan merah
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 3 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 3 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x + 20, y - 20
    Next
    glEnd
   
    '==================
     'lingkaran hiasan ijo
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 7 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 7 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 20, y + 20
    Next
    glEnd
   
    '==============
    'lingkaran hiasan kuning
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 20, y + 20
    Next
    glEnd
   
   
     '==============
         'lingkaran hiasan merah
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 3 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 3 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 20, y + 20
    Next
    glEnd
   
     '==============
    
        'lingkaran hiasan ijo
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 1, 0
    For teta = 180 To 360
        x = 7 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 7 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x + 20, y + 20
    Next
    glEnd
   
     '==============
    'lingkaran hiasan kuning
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 0
    For teta = 180 To 360
        x = 5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x + 20, y + 20
    Next
    glEnd
   
     '==============
    'lingkaran hiasan merah
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0, 0
    For teta = 180 To 360
        x = 3 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 3 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x + 20, y + 20
    Next
    glEnd
   

    '==============
        'lingkaran SOLID bayangan bulan
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0.4, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 16.5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 16.5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x, y
    Next
    glEnd
   
    '==============
    'lingkaran SOLID 1 bulan
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 16 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 16 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x, y
    Next
    glEnd
   
    '==============
    'lingkaran SOLID 2 bulan
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 0, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 12 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 12 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 3.5, y + 3.5
    Next
    glEnd
   
     '==============
        'kaki kanan
    glBegin bmQuads
    glColor3f 0.74, 0, 1
           glVertex2f -2, -2
           glVertex2f 4, -8
           glVertex2f 2, -10
           glVertex2f -4, -4
 
    glEnd
    '======================
    'kaki kiri
    glBegin bmQuads
    glColor3f 0.74, 0, 1
           glVertex2f -4, -4
           glVertex2f -10, -10
           glVertex2f -12, -8
           glVertex2f -6, -2
 
    glEnd
    '======================
   
    'lingkaran SOLID badan
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0.74, 0, 1
    For teta = 180 To 360
        x = 4 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 4 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 4, y - 5
    Next
    glEnd
   
    '=============
    'lingkaran SOLID lonceng
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0.8, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 1 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 1 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 4, y - 6.5
    Next
    glEnd
   
    '=============
    'lingkaran SOLID kalung
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 0, 1
    For teta = 1 To 360
        x = 4 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 4 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 4, y - 2.5
    Next
    glEnd
   
    '=============
        

    'lingkaran SOLID 3 kepala
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 0, 0.5
    For teta = 1 To 360
        x = 6 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 6 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 4, y
    Next
    glEnd
    '=============
    
    'segitiga hidung
    glBegin bmTriangles
    glColor3f 1, 1, 1
    For teta = 1 To 360
              glVertex2f -3, -2
              glVertex2f -4, -3
              glVertex2f -5, -2
    Next
    glEnd
    '=============
   
    'segitiga kuping kiri
    glBegin bmTriangles
    glColor3f 1, 0, 0.5
    glVertex2f -10, 0
    glVertex2f -13, 7
    glVertex2f -7, 5
   
    glEnd
      
    '=============
   
    'segitiga kuping kiri dalam
    glBegin bmTriangles
    glColor3f 0, 0, 0
    glVertex2f -10, 2
    glVertex2f -12, 6
    glVertex2f -8, 4.5
   
    glEnd
    '============
        
    'segitiga kuping kanan
    glBegin bmTriangles
    glColor3f 1, 0, 0.5
    glVertex2f 2, 0
    glVertex2f 5, 7
    glVertex2f -1, 5
   
    glEnd
      
    '=============
   
    'segitiga kuping kanan dalam
    glBegin bmTriangles
    glColor3f 0, 0, 0
    glVertex2f 2, 2
    glVertex2f 4, 6
    glVertex2f 0, 4.5
   
    glEnd
   
     '=============
      'lingkaran SOLID mata kanan
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 1
    For teta = 1 To 360
        x = 1.5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 1.5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 7, y
    Next
    glEnd
   
    '=============
       'lingkaran SOLID mata kiri
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 1, 1, 1
    For teta = 1 To 360
        x = 1.5 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 1.5 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 1, y
    Next
    glEnd
    '=============

         'lingkaran SOLID mata kanan dalam
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 0, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 1 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 1 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 0.5, y
    Next
    glEnd
   
    '=============
            'lingkaran SOLID mata kiri dalam
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 0, 0
    For teta = 1 To 360
        x = 1 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 1 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 6.5, y
    Next
    glEnd
   
    '===============
        'lingkaran SOLID mulut
    glBegin bmPolygon
    glColor3f 0, 0, 0
    For teta = 180 To 360
        x = 1 * Cos(teta * rad2Derajad)
        y = 1 * Sin(teta * rad2Derajad)
       
        glVertex2f x - 4, y - 4
    Next
    glEnd
   
    '=============
        
       Call Tampilkan
End Sub


 



Fungsi Dalam OpenGL Dimensi 3 ( 3D )

Diposting oleh Rissa di 07.09 2 komentar Link ke posting ini

FUNGSI OPENGL BERBASIS 3D
1.      Membersihkan Windows
Pada komputer, memory untuk menampilkan gambar biasanya diisi dengan gambar yang berasal dari perintah gambar paling akhir, jadi perlu dibersihkan dengan warna latar belakang sebelum digambar lagi. Contoh berikut ini perintah yang digunakan untuk membersihkan layar latar belakang dengan warna hitam dan buffer apa yang akan dibersihkan. Dalam hal ini, buffer warna yang akan dibersihkan karena buffer warna merupakan tempat gambar disimpan.


 
    glClearColor 0, 0, 0, 0
    glClear GL_COLOR_BUFFER_BIT Or GL_DEPTH_BUFFER_BIT


2.      Spesifikasi Warna
Pada OpenGL mendeskripsikan objek dengan warna objek adalah proses yang berjalan sendiri-sendiri. Sebelum warna diubah maka semua objek yang digambar sesudah perintah tersebut akan menggunakan warna terakhir yang terdapat pada coloring scheme. Untuk warna digunakan perintah glColor3f. Contoh berikut menunjukkan urutan langkah dalam proses spesifikasi warna sebelum objek digambar. Warna yang ditampilkan adalah warna merah.
glColor3f 1, 0, 0

 3.      Memaksa Proses Menggambar Sampai Selesai
Kebanyakan sistem grafik modern sudah menggunakan sistem graphics pipeline. Dimana CPU utama memberikan issue perintah menggambar dan hardware lain yang melakukan transformasi, clipping, shading, texturing dan lain-lain. Pada arsitektur yang demikian, proses tidak dilakukan pada satu computer karena setiap komputer mempunyai tugas sendiri. CPU utama tidak harus menunggu proses pada masing-masing komputer tadi selesai, tapi bisa dengan memberikan issue perintah gambar yang berikutnya. Untuk inilah OpenGL menyediakan perintah glFlush yang memaksa client untuk segera mengirim paket network walaupun belum penuh. Program sebaiknya ditulis menggunakan perintah ini karena glFlush tidak memaksa proses gambar untuk selesai tetapi memaksa proses gambar untuk segera dieksekusi, sehingga dijamin semua perintah gambar yang sebelumnya akan segera dieksekusi dalam suatu waktu tertentu.
glFlush

4.      Menggambar di Bidang Tiga Dimensi
Untuk menggambar grafik jenis apapun pada komputer biasanya dimulai dengan pixel. Pixel adalah elemen terkecil dari layar monitor yang mempunyai atribut warna dan posisi. Sedangkan untuk membentuk garis, poligon, objek dan lain-lain dapat dilakukan melalui urutan pixel yang berbeda. Menggambar dengan menggunakan OpenGL mempunyai perbedaan dengan bahasa lain, yaitu tidak perlu memikirkan koordinat layar secara fisik tetapi hanya perlu menspesifikasikan posisi koordinat dengan volume penglihatan. OpenGL memikirkan sendiri bagaimana caranya menggambar titik, garis, dan lainnya yang berada dalam ruang tiga dimensi ke gambar dua dimensi pada layar komputer.
Area gambar yang dibatasi ini adalah ruang koordinat kartesian yang mempunyai range dari -100 hingga 100 untuk sumbu x, y dan z. Secara sederhana bidang ini dapat dianggap sebagai bidang gambar untuk perintah-perintah OpenGL.
Untuk menggambar titik digunakan suatu perintah OpenGL yaitu : glVertex. Fungsi ini dapat mempunyai 2 sampai 4 parameter dari berbagai macam tipe data. Sebagai contoh perintah glVertex di bawah ini akan menspesifikasikan sebuah titik pada posisi 4 sumbu x, 4 sumbu y dan 0 untuk sumbu z. glVertex3f 4, 4, 0. Setelah diketahui cara untuk menspesifikasikan sebuah titik di ruang pada OpenGL. Selanjutnya yang harus ditambahkan adalah informasi tambahan mengenai titik tersebut, apakah titik tersebut akhir dari sebuah garis, atau merupakan sebuah titik sudut dari sebuah poligon atau lainnya, karena definisi geometrik dari sebuah vertex sebenarnya bukanlah hanya sebuah titik pada layar tetapi lebih merupakan sebuah titik dimana terjadi interseksi antara dua buah garis atau kurva.
Primitif adalah interpretasi sejumlah set atau deretan titik pada sebuah bentuk yang digambar pada layar. Pada OpenGL terdapat sepuluh macam primitif dari mulai menggambar sebuah titik hingga poligon. Untuk itu digunakan perintah glBegin sebagai cara memberitahu OpenGL untuk memulai menginterpretasi sederetan titik sebagai salah satu bentuk primitif. Dan untuk mengakhiri deretan titik ini digunakan perintah glEnd. Sebagai Contoh sebagai berikut :
glBegin bmPolygon  // spesifikasikan titik sebagai primitif
glVertex3f 4, 4, 0 // spesifikasikan posisi titik
glEnd              // mengakhiri perintah menggambar titik

5.      Fungsi untuk keperluan Transformasi
a.      Fungsi Translasi (Translation)
Translasi merupakan bentuk transformasi yang memindahkan posisi suatu objek, baik pada sumbu x, sumbu y, atau sumbu z. Fungsi yang digunakan untuk melakukan translasi adalah :
glTranslatef Tx, Ty, Tz
 Parameter Tx digunakan untuk menentukan arah dan seberapa jauh suatu benda akan dipindahkan berdasarkan sumbu x. Parameter Ty digunakan untuk menentukan arah dan seberapa jauh suatu benda akan dipindahkan berdasarkan sumbu y. Sedangkan parameter Tz digunakan untuk menentukan arah dan seberapa jauh suatu benda akan dipindahkan berdasarkan sumbu z.
Contohnya :
glTranslatef 2, 2, 2

b.      Fungsi Rotasi (Rotation)
Rotasi merupakan bentuk transformasi yang digunakan untuk memutar posisisuatu benda. Fungsi yang digunakan untuk melakukan rotasi ialah :
glRotatef(θ, Rx, Ry, Rz)
Parameter yang dibutuhkan pada fungsi tersebut ada 4 macam, yaitu parameter θ untuk besar sudut putaran, parameter Rx untuk putaran berdasarkan sumbu x, parameter Ry untuk putaran berdasarkan sumbu y, dan parameter Rz untuk putaran berdasarkan sumbu z. Jika parameter θ bernilai postif, maka objek akan diputar berlawanan arah jarum jam. Sedangkan jika parameter θ bernilai negatif, maka objek akan diputar searah jarum jam. Contohnya :



glRotatef -30, 2, 2, 1
 
c.       Fungsi Skala (Scalling)
Skalasi merupakan bentuk transformasi yang dapat mengubah ukuran (besar-kecil) suatu objek. Fungsi yang digunakan untuk melakukan skalasi ialah :
glScalef(Sx, Sy, Sz)
erubahan ukuran suatu objek diperoleh dengan mengalikan semua titik atau atau vertex pada objek dengan faktor skala pada masing-masing sumbu (parameter Sx untuk sumbu x, Sy untuk sumbu y, dan Sz untuk sumbu z). Contohnya :
glScalef(2, 2, 2)

 

Coretan Rissa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea